TOTO HARYANTO

Sedikit goresan menebar manfaat …..

Archive for December 9th, 2013

Fuzzy Tsukamoto

Posted by totoharyanto on 9th December 2013

Ahmadulillah saya sempat menuliskan kembali sedikit menganai fuzzy reasoning. Jika masih lupa silahkan baca tautan berikut.
http://totoharyanto.staff.ipb.ac.id/2012/08/11/fuzzy-reasoning-penalaran-fuzzy/. 

Untuk dapat lebih memahani fuzzy Tsukamoto, berikut contoh kasus  :

Suatu perusahaan tekstil akan memproduksi pakaian dengan jenis XYZ. Dari 1 bulan terakhir, permintaan terbesar mencapai 5000 potong per bulan, dan permintaan terkecil mencapai 1000 potong per bulan. Persediaan barang di gudang tiap hari paling banyak 600 potong. dan persediaan terkecil mencapai 100 potong per hari. Dikarenakan memiliki keterbasan, perusahaan ini hanya mampu memproduksi pakaian paling banyak 7000 potong per bulan. Untuk efisiensi, mesin dan SDM setiap bulan diharapkan perusahaan memproduksi paling tidak 2000 potong pakaian. Berapa potong pakaian jenis XYZ yang harus diproduksi apabila terdapat permintaan sejumlah 4000 potong dan persediaan di gudang terdapat 300 potong. ?

Tahap Fuzzifikasi
Pada tahap ini setiap input dan output akan difuzzikan menjadi variabel linguistik. Berikut rancangan kurva keanggotaan untu setiap variabel:

Variabel Permintaan:
permintaan

 

 

 

 

 

 

 

Variabel Persediaan
persediaan

 

 

 

 

 

 

 

Variabel Jumlah Produksi:

produksi

 

 

 

 

 

 

Tahap Pembuatan Aturan Fuzzy
Jika diketahui aturan (rule) :

• [R1] : IF Permintaan TURUN And Persediaan BANYAK THEN Produksi Pakaian BERKURANG
• [R2] :  IF Permintaan TURUN And Persediaan SEDIKIT  THEN Produksi Pakaian BERKURANG
• [R3] :  IF Permintaan NAIK And Persediaan BANYAK THEN Produksi Pakaian BERTAMBAH
• [R4] :  IF Permintaan NAIK And Persediaan SEDIKIT THEN Produksi Pakaian BERTAMBAH

Tahap Perhitungan Nilai Z (output) berdasarkan aturan yang digunakan:

Dari hasil fuzzifikasi, dapat diketahui bahwa permintaan sejumlah 4000 masuk dalam himpunan (Turun dan Naik)
dan persediaan 300 masuk dalam himpunan (Sedikit dan Banyak). Berdasarkan aturan yang ada (4 rule) diketahui bahwa keempat aturan tersebut bersesuaian dengan input yang masuk ke dalam sistem. Dengan demikian keempat rule tersebut fired.

Implementasi aturan pertama [R1]

IF Permintaan TURUN And Persediaan BANYAK THEN  Produksi Pakaian BERKURANG
alpha_predikat1 =  min (µTurun [4000],µBanyak [300])
                                  =  min (0,25;0,4)
                                  =  0,25

Lihat Himpunan Berkurang pada Output
(7000-z1) / (7000-2000) = 0,25
z1 = 5750

Implementasi aturan kedua [R2]

IF Permintaan TURUN And Persediaan BANYAK THEN  Produksi Pakaian BERKURANG

 

alpha_predikat1 = min (µTurun [4000],µBanyak [300])
                                   =  min (0,25;0,4)
=  0,25

Lihat Himpunan Berkurang pada Output

(7000-z) / (7000-2000) = 0,25
                              z1 = 5750

Implementasi aturan ketiga [R3]

IF Permintaan NAIK And Persediaan BANYAK THEN Produksi Pakaian BERTAMBAH

alpha_predikat3 = min (µNaik [4000],µBanyak [300])
=  min (0,75;0,4)
=  0,4

Lihat Himpunan Bertambah pada Output

(z-2000) / (7000-2000) = 0,4
z3 = 4000

 

Implementasi aturan keempat [R4]

IF Permintaan NAIK And Persediaan SEDIKIT THEN  Produksi Pakaian BERTAMBAH

alpha_predikat4 = min (µNaik [4000],µSedikit [300])
=  min (0,75;0,6)
=  0,6
Lihat Himpunan Bertambah pada Output

(z-2000) / (7000-2000) = 0,6
z4 = 5000

Defuzzifikasi

Tahap akhir dari fuzzy Tsukamoto adalah menghitung Ztotal (Hasil) Defuzzifikasi dengan rata-rata terbobot
z_total

 

 

Dengan demikian, jumlah potong pakaian yang harus diproduksi adalah sebanyak : 4983 potong

 

Posted in AI | 12 Comments »