Category Archives: Keluarga

Kategori untuk artikel tentang keluarga

Lebaran Yang Tidak Biasa

Bogor, 2 Syawal 1441H / 25 Mei 2020

Genap sudah 30 hari kita melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan tahun ini. Iya tahun 2020 ini adalah tahun yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya baik ketika menjalankan ibadah di Bulan Ramadhan maupun Iedul Fitri. Betapa tidak, di tengah wabah corona yang masih terus melanda di Indonesia. Pemerintah melalui walikota Bogor, MUI, dewan Masjid Kota Bogor memberikan arahan untuk tidak melaksanakan sholat ied di lapangan atau masjid dan melakukan sholat Ied secara berjamaah di rumah bersama keluarga. Alhamdulillah itu semua kami lakukan sebagai bentuk ketaatan kepada pemerintah dan juga dalam rangka mengurangi kemungkinan penyebaran virus yang berpotenisi terjadi. Semua ini sebagai bentuk ikhtiar menolak mudharat yang lebih besar. Terlebih di Kota Bogor sendiri masuk termasuk ke dalam zona merah. Sholat di rumah tentu berbeda dengan sholat bersama-sama dengan banyak orang di tanah lapang.

Tahun ini juga menjadi tahun yang tidak biasa. Momen lebaran yang menjadi memeb rutin untuk pulang kampung/mudik juga tidak bisa dilakukan pada tahun ini. Meman lebaran yang berbeda. Namun demikian, kita harus menerima dengan ikhlas sebagai bentuk ketetapan dari Alloh subhanahuwata’ala. Semoga Alloh memberikan kesehatan kepada kita semua dan wabah bisa berakhir dengan memohon pertolongan kepada Alloh tentnya. Ammiin

Salam
Toto Haryanto

#banyakberdoa
#stay@home
#kerjadirumah
#stayhealty


Berapa Harga Anak Kita ? (Sebuah Renungan)

Tulisan ini terkesan membingungkan, apa maksudnya … Hal ini karena anak kita sesungguhnya pasti tidak bisa dinilai atau dikukur dengan materi. Sungguh tidak ternilai … Namun, benarkah tak ternilai dengan materi ?

Kadang atau mungkin seringkali anak bernilai sangat rendah di mata sebagian orang tua….

Kadang ia lebih rendah dari sebuah guci kristal.
Ketika guci itu pecah tanpa sengaja, maka rasa marah kemudian memecahkan perasann sang anak, merendahkan nilai anak….
Guci lebih berharga saat itu!


Atau lebih rendah lagi dari semangkok sayur yang tertumpah

Karena tangan kecilnya yang berusaha membantu ibu di dapur. Mata yang melotot seakan lebih pantas walaupun harus menumpahkan air mata sang anak..!

Atau lebih rendah dari sebuah mobil baru yang jika tergores, maka goresannya dianggap lebih berbahaya ketimbang goresan luka hati sang anak

Kadang juga lebih rendah nilainya dianding facebook atau pertandingan bola sehingga lebih banyak waktu yang dihabiskan untuk facebook atau pertandingan bola ketimbangan mendengarkan ceritanya di sekolah

Kadang lebih rendah dari handphone….
Gak boleh …. nanti rusak !
Kekhawatiran akan rusaknya HP sepertinya lebih besar ketimbang rusaknya perasaan sang anak …

Berapa harga anak kita ?

Adalah sejauh keihkhlasan kita untuk menahan diri dari amarah sehingga tidak merusak perasaannya.
Anak adalah inventasi kita kelak dihadapa Alloh subhanahu wata’ala. Dia akan memperpanjang usia ‘historis’ kita dengan doa dan amal sholeh yang kita ajarkan kepadanya dan dia melakukannya.  

Ya Alloh jika ada keburukan kami ketika kami membesarkannnya, hilangkanlah dari ingatan anak-anak kami. Hilangkanlah jejak-jejak keburukan dari tangan, mata atau mulut kami.

Kami hanya penitipan. Sesungguhnya Engkau akan mengambil titipan-Mua

Wallahu’alam   

Diambil dari grup WA (Abu Yusuf Marzuki)

 


Tidak Terasa

Alhamdulillah

Tidak terasa waktu sudah beranjak pukul 22.34 di LapTop saya. Sambil iseng saya mencoba untuk mengungkapkan rasa sykur ini dengan memposting beberapa kalimat. Alhamdulillah ya Alloh engkau telah menganugerahkan kepadaku seorang puteri yang lucu sekali. Shafiyyah namanya. Nama tersebut saya ambil dari salah seorang Isteri Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi wa sallam. Sekarang usianya telah mencapai 9 bulan lebih. Ini fotonya ….

Anak adalah  angerah yang sangat besar dan harus kita syukuri. Di sisi lain anak merupakan ujian yang juga Alloh berikan kepada hambanya.  Ya Alloh jadikanlah aku hambamu yang senantiasa mensyukuri nikmatmu. Amin…..

Wasalam

Toto Haryanto